Sab09Mar201914:04

5 Tips Pencegahan Impotensi Pada Pria

Pencegahan impotensi harus segera dilakukan jika penyakit sudah terjadi secara berulang kali. Impotensi atau disfungsi ereksi merupakan kondisi dimana organ kelamin pria tidak bisa ereksi secara maksimal meski sudah mendapat cukup rangsangan. Biasanya, penyakit impotensi pada pria menyerang pria dengan usia lanjut. Tak hanya itu, beberapa pemicu terjadinya impotensi adalah penyakit yang berhubungan dengan aliran darah, seperti stroke, diabetes, dan hipertensi.
pencegahan impotensi
pencegahan impotensi

Bagaimana Gejala Penyakit Impotensi Pada Pria?

Gejala utama adanya masalah impotensi pada pria adalah sulitnya organ kelamin untuk mencapai ereksi, tidak mampu bertahan di posisi ereksi, dan menurunnya gairah seksual. Impotensi bukan merupakan masalah yang serius jika hanya dialami sesekali. Namun, jika gejala tidak kunjung menghilang maka bisa menjadi pertanda jika Anda menderita penyakit serius, seperti diabetes serta jantung koroner.
 

Penyakit impotensi dapat menimbulkan dampak yang buruk dalam keharmonisan berumah tangga. Pasangan mungkin akan merasakan kekecewaaan karena tidak mendapat kepuasaan saat melakukan kegiatan seksual. Penyebab umum impotensi yang dialami pria bisa disebabkan oleh masalah kesehatan yang berkaitan dengan fisik, seperti gangguan pada sistem saraf, gangguan di peredaran darah, kelainan struktur kelamin, dan adanya ketikdakseimbangan hormon.


Beberapa Pencegahan Impotensi yang Bisa Dilakukan

Pengobatan impotensi biasanya dilakukan bergantung pada penyebab yang diketahui dari hasil diagnosis. Jika impotensi diakibatkan oleh diabetes atau penyakit jantung, maka penanganan dilakukan dengan menyembuhkan penyebabnya terlebih dahulu. Sementara itu, apabila impotensi diakibatkan gangguan psikologis, pengobatan yang dilakukan adalah konseling dengan dokter spesialis terkait. Selain pengobatan ini, untuk mendapatkan kesembuhan yang maksimal penderita impotensi perlu menerapkan tindak pencegahan, seperti:
 

• Kendalikan tekanan darah

Pencegahan impotensi yang pertama dilakukan adalah mengendalikan tekanan darah atau kolesterol tubuh. Kolesterol yang tinggi dapat merusak pembuluh darah, terutama yang mengalir ke organ kelamin untuk membantu agar bisa ereksi dengan maksimal.


• Menjaga pola makan

Selain menjaga tekanan darah, pencegahan impotensi lainnya bisa dilakukan dengan memperbaiki pola makan atau diet yang tidak sehat. Makanan yang digoreng atau berlemak dapat memicu risiko impotensi karena menghambat aliran darah ke organ kelamin. Segera ubah pola makan dengan rutin mengonsumsi buah-buangan, sayuran, dan juga lemak sehat.


• Batasi konsumsi alkohol

Alkohol dapat mempengaruhi hormon testosteron pria sehingga mengakibatkan gairan seks menurun dan kemampuan ereksi terganggu. Terlalu sering mengonsumsi alkohol dapat mengacaukan sinyal otak agar darah mengalir ke arah kelamin. Karena itu, membatasi konsumsi alkohol merupakan salah satu pencegahan impotensi paling tepat.
 

• Rutin melakukan olahraga

Pemicu seorang pria terkena impotensi adalah kurang gerak atau olahraga. Karena itu, rutin berolahraga sangat disarankan untuk mencegah terganggunya aliran pembuluh darah ke arah kelamin. Beberapa olahraga yang dianjurkan, antara lain berlari, berenang, dan olahraga aerobik lainnya.


• Hentikan kebiasaan merokok

Pencegahan impotensi yang paling mudah selanjutnya adalah hentikan kebiasaan merokok. Rokok akan membuat zat nikotin masuk ke aluran darah. Hal inilah yang menyebabkan organ kelamin tidak dapat ereksi secara maksimal.


Segera Konsultasikan dengan Klinik Utama Sentosa

Tips pencegahan impotensi pada pria dapat diketahui dengan melakukan konsultasi bersama dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa adalah salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin terpercaya di daerah Jakarta. Melakukan perawatan di klinik ini, Anda akan mendapatkan perawatan terbaik karena ditangani langsung oleh dokter ahli yang telah berpengalaman serta dibantu staf medis profesional.
 
Klinik Utama Sentosa memberikan pelayanan medis maksimal sehingga pasien akan merasakan kepuasaan selama melakukan perawatan. Selain itu, klinik ini juga menyediakan layanan konsultasi secara online dan gratis. Melalui konsultasi ini, pasien dapat mengetahui penyebab penyakit dan jenis pengobatan yang cocok dilakukan. Untuk informasi lebih lanjut, segera hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 081366657878.