Sel14Mei201916:39

Herpes Di Leher, Termasuk Herpes Apa?

 

Mengobati penyakit herpes di leher dapat dilakukan dengan mengikuti saran dokter, pasalnya pengobatan mandiri yang salah dapat menyebabkan herpes bertambah parah. Virus penyebab herpes merupakan virus yang jika menginfeksi dapat menular melalui hubungan seksual maupun kontak langsung. Penyakit herpes ada banyak jenisnya jika dibagi menurut virus penyebabnya. Tidak semua penyakit herpes disebabkan oleh hubungan seksual. Karena herpes di leher juga bisa saja terjadi.



Penyakit herpes dapat diderita oleh siapa saja, baik pria maupun wanita di berbagai usia. Ada dua jenis penyakit herpes yang biasa dialami, yaitu herpes zoster dan herpes simpleks. Herpes simpleks ini biasanya disebabkan oleh herpes simpleks tipe 1 dan 2. Untuk herpes zoster bagian tubuh yang sering terinfeksi adalah bagian kulit dan selaput lendir. Sedangkan pada herpes simpleks biasanya menyerang di area bibir dan bagian antara kulit dan selaput lendir.

Apakah Virus Penyebab Herpes Di Leher


Masa inkubasi virus zoster ini sekitar 6-12 hari, dan pada saat itulah mulai muncul gejala-gejala seperti timbulnya bintik kecil berisi air. Jika sudah muncul gejalanya, maka herpes akan lebih mudah ditularkan. Apalagi virus herpes dapat ditularkan melalui kontak langsung. Bahkan untuk virus herpes zoster ini dapat menular melalui batuk, bersin, serta sentuhan terhadap luka.

Penyebab utama penyakit herpes di leher tentu saja infeksi virus yang dinamakan virus varicella zosters. Virus ini menyebabkan munculnya gelembung berisi air hampir di setiap bagian tubuh. Bisa dibilang juga kalau herpes zoster merupakan bentuk selanjutnya dari penyakit cacar. Disebut begitu karena virus penyebab infeksinya sama.

Gejala Penyakit Herpes Zoster


Penyakit herpes zoster biasa menginfeksi mereka yang memiliki kekebalan tubuh yang lemah, baik karena diabetes, lanjut usia, maupun faktor lainnya. Gejala yang biasanya dialami oleh penderita herpes di leher adalah sebagai berikut :

• Rasa nyeri pada kulit

Salah satu gejala yang dialami oleh penderita herpes zoster adalah rasa nyeri atau panas pada kulit yang disertai dengan rasa gatal. Bahkan terkadang jika ada syaraf yang terkena dapat menimbulkan mati rasa.

• Ruam pada kulit

Awalnya muncul ruam, namun lama kelamaan dapat berubah menjadi luka berisi air yang bentuknya hampir mirip dengan luka cacar air. Lama kelamaan luka tersebut akan pecah dan saat sembuh berubah menjadi koreng.


Herpes zoster juga disebut sebagai cacar ular karena salah satu gejalanya adalah timbulnya ruam dengan rupa yang mirip dengan sisik ular. Selain gejala tersebut, gejala yang juga dirasakan oleh penderita herpes di leher ini seperti demam, tidak nafsu makan, sakit kepala, badan terasa tidak sehat, serta sensitivitas terhadap cahaya meningkat.

Tips Pengobatan Virus Herpes

Virus zoster atau herpes di leher ini dapat diobati, hanya saja butuh waktu yang cukup lama. Tidak disarankan untuk melakukan pengobatan sendiri sendiri. Kalaupun ada bentuk pengobatan di rumah, hal tersebut sebaiknya dilakukan sesuai dengan saran dokter. Pasalnya metode pengobatan yang salah hanya akan menghambat penyembuhan penyakit herpes ini. Jadi, jika Anda menemukan gejala dari infeksi virus herpes ini, segera lakukan pemeriksaan ke dokter.


Diagnosis yang digunakan biasanya meliputi pemeriksan fisik, riwayat medis, maupun tes lanjutan untuk mengidentifikasi positif atau tidaknya Anda menderita herpes. Jika memang positif, segera lakukan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui jenis herpes sekaligus cara mengobati penyakitnya di Klinik Utama Sentosa. Untuk konsultasinya, Anda dapat lakukan konsultasi dengan dokter kami melalui hotline secara gratis di 081366657878 .