Sen29Apr201910:27

Apakah Herpes Labialis Berbahaya Bagi Tubuh?

Banyak yang menanyakan apakah herpes labialis berbahaya bagi tubuh jika tak segera ditangani. Herpes labialis yang menyerang mulut dan bibir disebabkan oleh virus herpes simpleks tipe 1. Virus penyebab penyakit herpes ini mudah menular melalui hubungan seksual tanpa menggunakan pelindung atau kondom. Selain itu, penularan juga bisa terjadi karena menggunakan peralatan makan yang sama dan memakai pelembap bibir secara bergantian.
apakah herpes labialis berbahaya
apakah herpes labialis berbahaya

Gejala Penyakit Herpes Labialis Secara Umum

Sebelum mengetahui apakah herpes labialis berbahaya, gejala penyakit perlu dikenali sejak awal. Biasanya, gejala herpes muncul dalam kurun waktu 1 hingga 3 minggu setelah infeksi pertama kali masuk. Penderitanya merasakan gejala yang berbeda, namun sariawan pada mulut menjadi tanda umum adanya infeksi herpes labialis. Gejala herpes labialis yang perlu Anda ketahui, adalah sebagai berikut:


• Munculnya rasa gatal dan sensasi seperti kesemutan pada daerah yang terinfeksi.
• Terdapat luka lepuh atau lenting kecil di area bibir dalam kurun waktu 6 hari.
• Luka akan menyebar ke area gusi, lidah, langit-langit mulut, dan bagian dalam pipi.
• Memicu gejala lain, berupa nyeri otot, demam, sakit kepala, dan sakit saat menelan.

Apakah herpes labialis berbahaya bergantung seberapa cepat penanganan dilakukan. Namun meskipun gejala sudah menghilang sepenuhnya, virus tetap akan tinggal di jaringan saraf tulang belakang. Virus dalam keadaan tidur atau nonaktif dan dapat kembali aktif jika ada faktor pemicunya, seperti sedang stres dan menderita cedera fisik.

Apa Saja Penanganan Terhadap Virus Herpes?

Jika Anda ingin mengetahui apakah herpes labialis berbahaya, maka segera lakukan pemeriksaan fisik dan laboratorium untuk memastikannya. Penanganan akan dilakukan oleh dokter dengan memberikan beberapa obat antibiotik pada penderita herpes. Pemberian obat ini berguna untuk meringankan gejala dan membantu menekan risiko penyebaran dari penderita kepada orang lain. Selama masa perawatan, penderita bisa melakukan beberapa tindak pencegahan untuk mempercepat proses penyembuhan, di antaranya:


• Selalu jaga kondisi mulut dan bibir agar tetap bersih.
• Tidak mengonsumsi makanan pedas, asin, dan asam.
• Hindari konsumsi minuman hangat untuk beberapa waktu.
• Minum obat pereda rasa nyeri secara teratur sesuai resep.
• Cuci tangan sesering mungkin dengan sabun dan air hangat.
• Hindari sinar matahari langsung guna menghindari kekambuhan.
• Tidak melakukan seks oral maupun berciuman dengan penderita.

Apakah herpes labialis berbahaya dan dapat menular pada anak-anak? Herpes labialis bisa diderita oleh siapa saja, terutama anak-anak. Penularan virus herpes rentan terjadi ketika melakukan kontak fisik dengan orang dewasa yang terinfeksi. Karena itu, jika Anda mencurigai sudah tertular herpes segera lakukan pemeriksaan dirii ke dokter.


Segera Lakukan Konsultasi di Klinik Utama Sentosa

Pertanyaan mengenai apakah herpes labialis berbahaya dapat diketahui setelah berkonsultasi bersama dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani berbagai jenis penyakit kulit dan kelamin di daerah Jakarta. Melakukan perawatan di klinik ini, Anda akan ditangani oleh dokter berpengalaman dan berkompeten di bidangnya dengan menggunakan peralatan medis canggih serta modern.
 
Klinik Utama Sentosa memberikan keringanan biaya sehingga pasien tidak perlu mengkhawatirkan uang yang harus dikeluarkan. Sebelum menentukan untuk melakukan perawatan, pasien dapat berkonsultasi secara online guna mengetahui penyebab penyakit, apakah herpes labialis berbahaya, serta jenis perawatan yang cocok untuk dilakukan. Untuk informasi lebih lanjut, segera hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 081366657878.