Kam18Jul201914:00

Radang Kepala Penis, Indikasi Penyakit Apa?

Radang kepala penis merupakan salah satu pertanda adanya penyakit balanitis pada pria. Balanitis terjadi akibat peradangan pada ujung kepala kelamin atau glans. Penyakit ini kerap mengakibatkan peradangan pada kulit yang menutupi penis, terutama yang belum dikhitan. Beberapa penyebab lain dari penyakit balanitis adalah infeksi jamur, bakteri, penyakit menular seksual, iritasi pada kulit, dan kelainan kulit lainnya.
radang kepala penis
radang kepala penis

Apa Saja Gejala dari Penyakit Balanitis?

Balanitis atau radang kepala penis bisa terjadi pada siapa saja dan di usia berapapun. Pria dewasa hingga anak berusia di bawah 4 tahun yang belum dikhitan juga bisa mengalami radang kepala penis. Untuk mengenali penyakit balanitis ini, gejala umumnya perlu Anda ketahui, antara lain:



  • Adanya kemerahan pada kepala penis atau glans.
  • Muncul lepuhan atau ulcer pada organ kelamin.
  • Kulit kelamin terasa keras, kering, hingga kaku.
  • Kepala kelamin atau glans mengalami pembengkakan.
  • Keluar cairan kental dari bawah preputium.
  • Tidak nyaman ketika buang air kecil.
  • Terdapat gejala sistemik, seperti demam serta mual.

Penyebab radang kepala penis atau biasa disebut balanitis ini bisa dari berbagai hal. Beberapa faktor yang bisa meningkatkan seseorang terkena balanitis, antara lain diabetes melitus, menggunakan antibiotik oral, memiliki daya tahan tubuh yang rendah, dan iritasi akibat bahan kimia. Selain itu, ada pula penyebab seseorang mengalami radang kepala penis, yakni:

  • Tidak menjaga kebersihan kelamin dengan baik, biasanya sering dialami jika kulup belum dikhitan. Hal inilah yang menyebabkan penumpukan smegma atau cairan kotor di bawah kulup.
  • Infeksi menular seksual, dapat menyebabkan radang kepala penis pada seseorang. Beberapa penyakit menular seksual tersebut, antara lain herpes genital, klamidia,. atau pun gonore.
  • Alergi dan iritasi, terjadi akibat kepala penis yang sensitif bertemu dengan senyawa kimia atau zat lain. Selain itu, radang kepala penis juga bisa terjadi karena menggorok atau membersihkan kelamin terlalu berlebihan.

Bagaimana Cara Menangani Penyakit Balanitis?

Sebelum dokter menangani masalah kepala penis, diagnosis penyakit akan dilakukan terlebih dahulu. Diagnosis yang dokter lakukan adalah melihat tanda-tanda kemerahan dan seberapa parah radang pada kepala penis yang terjadi. Beberapa pemeriksaan tersebut, meliputi pengambilan sampel cairan, pemeriksaan kadar gula darah, melakukan biopsi kepala penis, pengecekan titer virus HPV dan HIV, serta melakukan kultur mikroba.
 
Setelah diagnosis penyakit diketahui, pengobatan balanitis bisa segera dilakukan. Pengobatan biasanya bergantung pada penyebab penyakitnya. Dokter akan menyarankan pengobatan dengan beberapa metode yang berbeda-beda, yakni sebagi berikut:

  • Krim dan tablet anti jamur, berguna untuk mengobati balanitis yang disebabkan infeksi jamur.
  • Antibiotik, merupakan pengobatan balanitis yang diakibatkan adanya infeksi bakteri.
  • Krim steroid ringan, bertujuan untuk mengobati balanitis akibat inflamasi atau alergi.
  • Khitan atau sunat, dilakukan jika balanitis sudah terjadi secara berulang hingga mengarah pada kondisi fimosis.

Lakukan Penanganan Bersama Klinik Utama Sentosa

Radang kepala penis bisa diatasi dengan segera melakukan pemeriksaan bersama dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan khusus menangani penyakit kulit dan kelamin terpercaya yang berada di daerah Jakarta. Di klinik ini, Anda akan ditangani dengan dokter ahli dan berkompeten di bidangnya.
 
Selain itu, klinik ini juga terletak di lokasi yang strategis sehingga memudahkan pasien baru untuk melakukan pemeriksaan. Salah satu keunggulan dari Klinik Utama Sentosa adalah memprioritas pelayanan terhadap pasien agar tercipta kepuasaan serta kenyamanan saat melakukan perawatan dan pemeriksaan rutin. Informasi lebih lengkap mengenai penyakit kulit dan kelamin lainnya, Anda bisa menghubungi hotline kami di nomor 081366657878.