Sen31Des201812:51

Gejala Balanitis Pada Pria

Gejala balanitis dapat menyebabkan kondisi yang serius jika tak segera ditangani. Balanitis merupakan pembengkakan yang terjadi pada organ kelamin pria. Bengkaknya organ kelamin ini akan mengakibatkan iritasi pada kulit kulup dan rasa nyeri pada daerah yang terinfeksi. Penyakit balanitis mudah menginfeksi seseorang yang belum melakukan sunat. Kulup kelamin yang belum disunat akan sulit dibersihkan sehingga kotoran sering kali mengendap di dalamnya.

gejala balanitis
gejala balanitis

Beberapa Tanda atau Gejala Penyakit Balanitis

Penyakit balanitis menimbulkan beberapa gejala, seperti, rasa perih atau gatal pada kepala kelamin, nyeri ketika buang air kecil, keluarnya nanah di bawah kulup kelamin, munculnya bau tidak sedap di organ kelamin, dan pembengkakan serta kemerahan pada kepala kelamin. Selain itu, masih banyak gejala balanitis secara umum, antara lain:

• Adanya ruam sebagai pertanda iritasi atau alergi.
• Sekitar kelamin terasa kering, keras, serta kaku.
• Muncul sensasi terbakar ketika buang air kecil.
• Kepala penis seperti melepuh atau mengkerut.
• Gejala sistematik, seperti demam atau mual.
• Kesulitan untuk menarik kulup kelamin.

Gejala balanitis dapat mengakibatkan limfodenopati, yaitu pertumbuhan sel darah putih yang tidak terkontrol. Hal ini terjadi akibat sel darah putih berusaha untuk melawan penyakit yang masuk ke dalam tubuh. Pada dasarnya, penyakit balanitis pada pria bukan termasuk jenis yang berbahaya. Namun, jika gejala balanitis sudah cukup mengganggu, segera lakukan konsultasi bersama dokter ahli.

Risiko yang Meningkatkan Kondisi Balanitis


• Tidak menjaga kebersihan

Gejala balanitis dapat muncul jika seseorang yang belum disunat tidak menjaga kebersihan organ kelaminnya. Selain itu, kulup yang tidak disunat bisa mengetat dan menimbulkan iritasi akibat adanya cairan pada organ kelamin, yaitu smegma. Smegma merupakan kotoran di bawah kulup pada ujung kelamin yang berbentuk cairan.


• Memiliki kondisi tertentu

Seseorang yang memiliki kondisi tertentu, seperti infeksi menular seksual dapat menyebabkan gejala balanitis. Gejala yang muncul akibat infeksi ini biasanya berupa nyeri saat buang air kecil dan keluarnya cairan dari uretra. Beberapa penyakit menular seksual yang berisiko mengakibatkan balanitis, seperti herpes genital, klamidia, dan gonore.


• Mengalami infeksi jamur

Jamur umumnya hidup pada kulit manusia sehingga kerap menimbulkan infeksi di dalam tubuh. Penyebab utama masalah balanitis pada pria adalah jamur Candida. Jamur jenis ini biasanya tumbuh di permukaan kulit dan bisa menyebabkan infeksi jika dibiarkan berkembang biak. Infeksi akibat jamur lebih mudah terjadi pada beberapa kondisi tubuh, seperti penderita diabetes, mengalami inflamasi akibat alergi, dan menderita penyakit fimosis.

Konsultasikan dengan Klinik Utama Sentosa

Cara terbaik untuk menangani masalah balanitis pada pria adalah melakukan pemeriksaan dengan dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa adalah salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani masalah kulit dan kelamin. Lokasi klinik ini sangat strategis, yakni di daerah Jakarta sehingga memudahkan pasien yang ingin melakukan perawatan.
 
Salah satu keunggulan dari Klinik Utama Sentosa, yakni selalu memprioritas pelayanan medis terhadap pasien agar tercipta kepuasaan saat melakukan perawatan dan pemeriksaan rutin. Melakukan perawatan di klinik ini, Anda akan mendapatkan penanganan terbaik karena telah dilengkapi dengan peralatan medis yang canggih serta modern.
 
Informasi lengkap mengenai penyakit kulit dan kelamin lainnya, Anda bisa menghubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 081366657878. Membiarkan penyakit terlalu lama di dalam tubuh akan mengakibatkan kondisi kesehatan semakin memburuk dan membutuhkan penanganan yang lebih serius. Karena itu, segera hubungi Klinik Utama Sentosa guna pemeriksaan lebih lanjut.